We’re human being

April 11, 2008 at 7:25 pm (inspiring, nulis aja)

Where did we come from? Why are we here? Where do we go when we die?

Itu adalah lirik awal sebuah lagu dari DreamTeater yg dulu dikenalin ama temenku Tiyok Bontang. Akirnya ikut seneng ndengerin lagu laennya juga. Bagus. Dalem liriknya. Itu adalah pertanyaan hakiki yg kerap nggak pernah kita tanyain, yg malah justru terkubur oleh ritme kehidupan kita yg begitu cepat tiap harinya. Selama “why” dan “where” belom dijawab, selama itu pula kita belom bisa nemuin makna dan hakikat segala “what” dan “how” yg telah kita kerjain.

Sebagai muslim jelas kita diajarkan bahwa tiap kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri, artinya kita hidup menjadi human being, dan kita punya misi hidup. Dan sekali lagi itu adalah alasan kenapa kita hidup di dunia ini. Ini juga menjelaskan mengenai dimana akhir semua ini, dan kemana kita akan melanjutkan perjalanan setelah kita meniggalkan dunia fana ini.

Human being beda dengan human doing. Tapi sayangnya sebagian besar kita adalah human doing, dimana kita dituntut untuk terus bergerak, produktif. Kita lupa untuk duduk, merenung, dan berfikir bahwa kita harusnya bekerja untuk hidup, bukan sebaliknya…

Tulis sebuah Komentar