Nasib yg terencana -iyakah??-

Juli 6, 2008 at 10:09 am (nulis aja)

Lama udah gak keurus ini blog, kupikir aku lupa passwordnya,he2.. Cerita berlanjut,aku ‘terdampar’ di Cilegon neh,nasib yg bikin aku kesini. Pernah kebayangkah? Aku idup disini, kerja, cari pengidupan, ato mungkin ntar punya rumah disini? Kagak!
Actually, I’m here now..

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Juli 6, 2008 at 10:06 am (nulis aja)

Laper, pengen makan, tapi males keluar..!
Mana hp eror, eror, gak ada pesen masuk.. Pada kemana si orang2 di phonebook-ku???

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Be a present

Mei 3, 2008 at 1:36 pm (inspiring, nulis aja)

Banyak tempat udah saya datengin (kebanyakan nganggur si :p) hanya buat ngisi waktu, ya walo ga jauh-jauh, masih seputaran Jogja. Satu hal yg jarang saya lakuin semasa kuliah. Ternyata bener kata pepatah, “Hidup itu hanya sebatas sesendok nasi dan seteguk air”. Yg lain hanyalah kelebihan. Orang dengan latar (ekonomi, pendidikan, status, derajat sosial, dll) berbeda merasakan hal yg sama, hidup.

Yg sering jadi perhatian saya justru orang-orang kecil dg usahanya menjalani hidup. “Udah lama pak jualan gini di sini”, awal pembicaraan. “Ya sekitar 5 tahunan mas. Dulu saya sempet punya 5 kios lho di shoping (tempat berjualan buku yg konon harganya bersahabat). Tapi karena satu hal ya akhirnya saya bangkrut, terus sadean kaya gini”. Yee, bapak itu cerita hal yg (harusnya) sedih e tapi dia malah senyum. “Putra – putranya udah gede-gede dong pak?”. “Nggeh, yg besar udah lulus sekolah, tp adek2nya masih pada kecil, ada 4″. Produktif juga ini bapak.

Bapak ini dulu pernah hidup senang ternyata, serba kecukupan. Tapi jangan lupa, kita adalah makhluk masa kini, hidup di masa kini. Untuk masa depan tentunya. Masa lalu menurut saya berkah dari Tuhan, mimpi kita di masa lalu, untuk jadi bahan pikiran, pertimbangan, petuah, pengalaman, wejangan atau apapun itu untuk bekal kita di masa depan.

Diantara kesulitan masa lalu dan ketakutan masa depan pasti ada kesempatan di hari ini.
So, Jadilah saat ini..

Permalink 1 Tanggapan

Opera

April 26, 2008 at 6:59 pm (nulis aja)

Kok Opera Miniku gak mau jalan ya..

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

SMS

April 18, 2008 at 10:00 pm (nulis aja)

Pengen tidur, mata udah merah, tapi ada yg ngganjel.
HP di tangan kiri, tangan kanan walking di atas keyboard PC.
Sepele, nunggu sms balesan!
Kadang hanya untuk masalah sepele kaya gini aku nggak bisa nggak peduli.
Penting si nggak, hanya…

Akirnya muncul juga sms dengan IDmu…

Permalink 2 Tanggapan

Goyang Karawang

April 18, 2008 at 7:33 pm (nulis aja)

Goyang Karawang, siapa pernah liat? Tapi saya hanya ingin mbahas tentang budaya nyawernya aja. Nyawer, dari namanya aja mungkin sebagian kita udah tau apa artinya. Yup, ngasih sesuatu sambil ditebar (macem pak tani nyebar pupuk di sawah). Ni oleh – oleh yg kujanjiin ma kalian semua, hehe, cerita. Hampir seminggu ni meninggalkan Jogja, akhirnya saya pulang dengan slamet. Slamet langsung pulang Solo.

Jadi di Karawang tu ada satu tradisi, nyawer. Di hampir semua panggung hiburan (baik acara hajatan atau hiburan kota) hampir dipastikan tradisi nyawer ini bakal muncul. Di panggung sudah tersedia beberapa penyanyi yg siap beraksi (untuk kemudian bereaksi). Entah siapa yg mengomando, ketika sang penyanyi mulai bergoyang di panggung maka satu persatu penonton naik untuk bergoyang (menurut saya bergoyang lebih pantes daripada disebut berjoget). Eit, nggak hanya sampai situ, beberapa saat kemudian mereka mulai mengeluarkan “receh” dari kantong mereka. Sepuluh, dua puluh ribu mereka keluarkan berulang – ulang (ingat, berulang – ulang) untuk kemudian diberikan pada penyanyi yg menemaninya bergoyang.
..lanjut

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Doa untuk Karawang

April 13, 2008 at 1:19 pm (nulis aja) ()

Hari ini, tiga belas April jam setengah tiga saya mau hijrah sebentar ke Karawang. Ada tes wawancara di sana. Yup, aku pengen kerja. Jadi sementara barin Blog ini apa adanya nggak ada yg ngisi (nggak ada yg liat juga artinya). Ntar aku bawain oleh – oleh deh kalian semua.

Oke!! Doain saya!

Permalink 2 Tanggapan

Damn 20!!

April 13, 2008 at 10:06 am (nulis aja) ()

Apa neh!!
Tentang apa yg terjadi pada presiden2 AS yg terpilihpada tahun dengan akhiran 0 dengan kelipatan 20 tahun
1840 : William Henry Harrison (tewas di kantor)
1860 : Abraham Lincoln (terbunuh)
1880 : James A. Garfield (terbunuh)
1900 : William McKinley (terbunuh)
1920 : Warren G. Harding (tewas di kantor)
1940 : FD. Roosevelt (tewas di kantor)
1960 : JF. Kennedy (assassinated)
1980 : Ronald Reagen (tertembak tp berhasil diselamatkan)
2000 : George W. Bush (?)

Terus ada semacam keanehan yg nggak bisa dijelaskan…
…lanjut

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Marah vs Jatuh Cinta

April 13, 2008 at 9:24 am (inspiring, nulis aja)

Kenapa orang kalo marah teriak ya? (Kebanyakan si). Padahal orang yg diajak ngomong ada di depannya. Apa bener kalo orang marah itu terus hatinya jadi jauh walopun fisiknya deket? Terus alasan masuk akal apalagi yg bisa ngejelasin ini? Saya nggak akan ngulas tentang hormon atau otot yg mengejang, dll disini :p (bukan pakarnya aja). Tapi kenapa harus gitu?
Kenapa saya bilang “hatinya jadi jauh walo fisiknya deket”? Sekarang coba bedain ama orang yg lagi saling jatuh cintrong. Nggak banyak omong, hanya lewat tatapan mata mereka bisa berkomunkasi, bisa saling paham & tahu hanya dengan bahasa isyarat yg paling halus sekalipun (maksudnya hanya Tuhan yg tau, selain mereka tentunya).
Jadi penyelesaian untuk orang yg lagi marah : jangan lagi ciptakan jarak!! Itu bisa nambah jauh hati kalian… Cara yg paling bijak mungkin nggak usah berkata – kata, karena waktu akan membantu Anda.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Our Hero!!

April 12, 2008 at 6:42 am (nulis aja)

Siapa penyuka serial SmallVile? SAYA!!
Si Pemuda fiksi yg alergi sama Krypton ini punya cerita non-fiksi nya ternyata. Penasaran ya?
Jadi, Wella Corp. (produsen produk perawatan rambut) pernah dituntut sama pencipta tokoh Clark Kent gara2 salah satu produknya diberi merk KRYPTONITE (gel rambut berwarna ijo).
Ni tuntutannya : “Pemakaian nama itu bisa melemahkan pahlawan kami!!”

What do u guys think??

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Bukan itu sayang..

April 12, 2008 at 6:32 am (nulis aja)

Aku ingin meriksa lagi persahabatan yg pernah kita rajut. Masihkah ada disana? Atau aku telah melupakannya, jauh sebelum ini? Aku sadar, bekerja keras dan meniti karir bukan berati memisahkan kita dari persahabatan. Emang, jadi pemimpin itu berteman sepi, layaknya pohon yg menjulang tinggi berdiri sendiri, sementara perdu yg rendah tumbuh bersemak-semak.

Tapi apakah ini hidup yg ingin aku jalanin?? BUKAN!!

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Namaku Bowo. Artinya apa ya?

April 11, 2008 at 7:52 pm (nulis aja)

Raja Ptolomeus II (Mesir) punya nama asli “Philadephus” yg artinya penyayang saudara, namun semasa hidupnya dia telah membunuh dua saudara laki-lakinya.

Penerusnya, Raja Ptolomeus IV yg punya nama asli “Philopator” yg artinya penyayang ayah, ternyata tak lebih baik. Dialah pembunuh ayahnya sendiri.

Jadi apalah artinya sebuah nama…

Permalink 1 Tanggapan

Pulau Jakarta, iyakah?

April 11, 2008 at 7:29 pm (nulis aja)

Di depan rumah pas aku lagi nyuci motor ada anak kecil, 14an, ngamen, “Ke jakarta aku kan kembali…”. Denger punya denger hanya lagu itu terus yg dinyanyiin. Trus kupanggil “Le, nyanyine kok kui terus?”. “Suka suka to Mas. Lha mas-e dari tadi ndengerin to?”. “Yo iyolah, wong suaramu cempreng gitu. Btw, dah pernah ke Jakarta po?”. “Durung, wong aku ki ko Suroboyo, lagi tekan Yujo (Jogja) ndek wingi. Nanti kapan2 aku ke Jakartanya”.

Ternyata dia ngamen juga di Surabaya, trus hijrah ke Jogja, tujuan akhirnya Jakarta. Karena menurutnya Jakarta itu sumber uang, sumber segalanya. Trus tak tanya, “Ngapain ke Jakarta, mengko ilang malah, susah wong tuomu”. “Aku ki anak jalanan, gak duwe wong tuwo”. Ups.

Kayaknya itu anak haus, tak kasih Fanta yg semalem kubeli tapi belum sempet kutenggak. Obrolan berlanjut, sambil tetep moles motor, “Tau nggak Jakarta itu dimana?”. “Lho bukane tanah yg kuinjek ini Pulau Jakarta mas?”. Gubrak!!! Sarap ni anak. Dia nerusin, “Setauku Jakarta itu pulau, nah Jogja, Jawa Barat, Tengah, Timur ki ada di Pulau Jakarta. Jadi Jawa itu ya adanya di Pulau Jakarta!!”. Sambil maen kencrung trus dia ngekek, “Hehehe guyon kok mas. Tapi aku punya Jakarta versiku sendiri. Satu tempat disana, yg damai, aman, trus kabeh uwonge saling ngormati. Ada Tuhan lah di Jakartaku, suatu tempat yg paling tak rinduin”.

..lanjut

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

We’re human being

April 11, 2008 at 7:25 pm (inspiring, nulis aja)

Where did we come from? Why are we here? Where do we go when we die?

Itu adalah lirik awal sebuah lagu dari DreamTeater yg dulu dikenalin ama temenku Tiyok Bontang. Akirnya ikut seneng ndengerin lagu laennya juga. Bagus. Dalem liriknya. Itu adalah pertanyaan hakiki yg kerap nggak pernah kita tanyain, yg malah justru terkubur oleh ritme kehidupan kita yg begitu cepat tiap harinya. Selama “why” dan “where” belom dijawab, selama itu pula kita belom bisa nemuin makna dan hakikat segala “what” dan “how” yg telah kita kerjain.

Sebagai muslim jelas kita diajarkan bahwa tiap kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri, artinya kita hidup menjadi human being, dan kita punya misi hidup. Dan sekali lagi itu adalah alasan kenapa kita hidup di dunia ini. Ini juga menjelaskan mengenai dimana akhir semua ini, dan kemana kita akan melanjutkan perjalanan setelah kita meniggalkan dunia fana ini.

Human being beda dengan human doing. Tapi sayangnya sebagian besar kita adalah human doing, dimana kita dituntut untuk terus bergerak, produktif. Kita lupa untuk duduk, merenung, dan berfikir bahwa kita harusnya bekerja untuk hidup, bukan sebaliknya…

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

internet (lumayan) murah : Rp 0,12/kb

April 10, 2008 at 6:39 pm (nulis aja, teknologi)

Kebetulan di markas besarku (rumah maksudnya :p) kelewatan ama sinyalnya AXIS, trus iseng iseng dah cari perdananya. Berhubung nomer yg beredar tu masih nomer alien (dari luar kota) jadinya dilego mahal, Rp 12.000 – Rp 15.000. Disini berlakulah hukum dagang : “Yg punya barang ya nentuin harga”. Kalo di Surabaya – Jakarta – Bandung si katanya cuman 6000an perak.

Ya nggak papalah, namanya juga pemenuhan hasrat, kubeli juga tu kartu, dapet 12.000 perak. Tanpa babibu langsung kutancap kartu AXIS perawan itu (baca : perdana) ke gadgetku (W750). Sedikit seting di modem properties, dial,……….connect. Yesss, berhasil juga internetan pake kartu ini. Info resminya kita bisa berinternet ria (free tentunya) dengan jatah 100MB perbulan. Kalo di itung berati kan hanya sekitar 0,12 perak per KBnya. Sampe bulan mei ni, lumayan banget kan? Bisa operasi di 3G juga.

..lanjut

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »